05202012Headline:

Telkom Masih Senang Jualan Voice dan SMS

.

.

.

berita-mediaSaat hampir semua operator berpaling ke layanan broadband, Telkom masih senang jualan voice dan SMS. Walau demikian Telkom menargetkan pertumbuhan pelanggan baru Speedy 1,72 juta pelanggan pada 2009 ini.

Dikatakan Eddy Kurnia, Vice President Public and Marketing Communication PT
Telkom, usai peluncuran FlexiConference di di Ruang Aula, lantai VIII, Gedung
Telkom Divre III Jabar, Jalan Japati, Jumat (20/2/2009) sore. Telkom berani
mematok pertumbuhan pelanggan yang tinggi pada tahun ini.

“Memang saat ini broadband yang menjadi penyumbang revenue terbesar bagi kami. Dan potensi pelanggan masih sangat besar,” katanya.

Saat ini, tambah Eddy, belanja rata-rata pelanggan Flexi hanya Rp 40 ribu per
bulan. Jumlah ini sangat jauh jika dibandingkan dengan Speedy yang rata-rata
belanja pelanggan mencapai Rp 270 ribu per bulan. Total pelanggan Speedy pada akhir tahun lalu mencapai 1,1 juta.

Di tempat yang sama, Direktur Kostumer PT Telkom I Nyoman G Wiryana mengatakan pada saat ini Telkom melihat layanan broadband menjadi bisnis masa depan operator telekomunikasi.

Dia menjelaskan meskipun demikian, pendapatan utama saat ini masih berasal dari layanan berbasis suara, namun gejala peningkatan pendapatan internet sudah tampak terlihat.

“Faktanya pendapatan terbesar kami masih dari voice, khususnya layanan suara Flexi. Namun kami sepakat nanti akan beralih ke data, sehingga kami antisipasi itu melalui layanan Speedy,” katanya.

Reporter : Andrian Fauzi – detikinet

What Next?

Related Articles

8 Responses to "Telkom Masih Senang Jualan Voice dan SMS"

  1. permadhi says:

    Ketika menyebut angka belanja “hanya Rp.40.000” tiap pelanggan…
    Ada kesan bahwa ada penurunan yang signifikan…
    Mungkin Voice dan SMS perlu banyak perbaikan…
    Sehingga dropcall dan pending SMS bisa dikurangi…
    Supaya tidak muncul “hanya Rp.40.000” lagi…

  2. semoga target pelanggan terpenuhi… :-)
    jangan cuma jual voice n SMS, brodband jg harus jd prioritas…
    sekarang era teknologi sudah mulai berkembang…

  3. songkie says:

    Iya nih..
    angka belanja hanya sampai Rp.40.000,- per bulan
    Kayaknya ga seimbang banget buat persaingan operator komunikasi…
    Padahal Telkom dulu adalah perusahaan paling top..
    Ingat dulu..Kalo uda punya telepon rumah aja uda serasa paling keren :P

  4. newbie_campuz says:

    yang penting bagi ane benahhin dulu kualias
    jngan yang lain2 dech

    pelayanan jg yang harus diutamakan

  5. balikpapan-9d says:

    wajar,kan telkom tuh produknya itu.mungkin lagi banyak order………..

  6. maming says:

    Kalau mau jualan data,mestinya harus di sesuaikan dg harga pasaran ,bila perlu lebih miring lagi.Selama ini kan kesannya Telkomsel itu operator yg Exlusive,dalam artian Kualitas jaringan oke,cuman harga masih Premium.

  7. Hartinah says:

    setuju.kan ngerjakan sesuatu mesti bertahap.selesaikan yg satu baru yg lain.

  8. fums says:

    ya… bagus deh buat Telkom… semoga biar tambah maju saja N jangan lupakan pelanggannya

Leave a Reply

Submit Comment